<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Travel - Madiunonline.com</title>
	<atom:link href="http://travel.madiunonline.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://travel.madiunonline.com</link>
	<description>Travelling bareng madiunonline.com</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2011 00:22:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Wisata Spiritual Srigati Berbenah Diri</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/10/04/wisata-spiritual-srigati-berbenah-diri/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/10/04/wisata-spiritual-srigati-berbenah-diri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2011 00:22:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Traveling Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[Wisata Spiritual Srigati Berbenah Diri]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table width="200" border="0" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><a href="hhttp://www.ngawikab.go.id/home/wp-content/uploads/srigati1.jpg" rel="lightbox[322]"><img src="http://www.ngawikab.go.id/home/wp-content/uploads/srigati1.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ngawi, Madiunonline.com</strong> Baik sarana dan prasarana mulai di pacu pembangunannya, termasuk jalan akses serta gapura menuju Palenggahan Agung SRIGATI Ngawi. Meski masih dalam tahap awal pengerjaan, Alas ketonggo seluas 4,846m2 ini boleh dibilang mulai memanjakan para wisatwan yang kebanyakan berasal dari luar kota bahkan hingga luar negeri seperti Singapura dan Malaysia.<span id="more-322"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti rombongan turis dari negeri dengan maskot patung singa ini, mendatangi Palenggahan Agung Srigati guna melakukan wisata ritual yang dipimpin langsung oleh Ki Juru Kunci, Marji. lokasi Wisata Ritual alas Ketonggo atau alas Srigati ini sekitar 12 Km dari arah Kota Ngawi tepatnya masuk Dusun Brendil, Desa Babadan Kec. Paron. “Kalau jalan menuju kelokasi serta yang lainnya nanti nampak bagus, maka saya akan berkunjung ke Srigati ini setiap tahun.” Ujar warga Singapura tersebut yang diterjemahkan oleh Pramuwisata (Guide).</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti yang diungkap oleh Juru Kunci, Marji bahwa dengan adanya pembangunan serta pembenahan ini, nanti akan mampu menarik perhatian Wisatawan lokal maupun domestik sehingga lebih banyak lagi yang datang. “ Pada hari-hari tertentu, seperti Jumat Pon dan Jumat Legi, apalagi di bulan Sura, masyarakat Jawa berdatangan guna ritual apalagi di bulan Sura.” Jelas Marji dengan nada suara khasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dapat diceritakan, ketenaran Alas Ketonggo memang sudah melegenda. Konon berbagai peristiwa mistis serta putaran sejarah tanah Jawa banyak berawal dari sini. Palengggahan Agung Srigati juga banyak menyembunyikan berbagai misteri. Diyakini bahwa tempat ini dulunya tempat peristirahatan Prabu Brawijaya V setelah lari dari kerajaan Majapahit lantaran diserbu oleh pasukan Demak dibawah pimpinan R.Patah dan Wali-Sanga (Sembilan Wali penyebar agama Islam di tanah Jawa). Disilnilah Sang Prabu kemudian melepas semua atribut Kebesaran Kerajaan, yang berupa Jubah , Mahkota serta semua benda-benda Pusaka yang kemudian raib.</p>
<p style="text-align: justify;">Sb:sinarngawi.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/10/04/wisata-spiritual-srigati-berbenah-diri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisata Karst Masih Kurang Peminat</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/07/12/wisata-karst-masih-kurang-peminat/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/07/12/wisata-karst-masih-kurang-peminat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jul 2011 00:30:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Traveling Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=319</guid>
		<description><![CDATA[Wisata Karst Masih Kurang Peminat]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table width="200" border="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://i.okezone.com/content/2011/07/11/407/478567/4K5s4McaSN.jpg" rel="lightbox[319]"><img src="http://i.okezone.com/content/2011/07/11/407/478567/4K5s4McaSN.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>GUNUNGKIDUL-</strong> Alam menciptakan tempat-tempat wisata nan indah seperti danau, pegunungan, sungai, dan juga karst. Sayangnya, wisata yang terakhir ini kurang dikelola agar menjadi wisata alam yang menarik.<span id="more-319"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Priyadi Kardono, Deputi Survei Dasar dan Survei Sumber Daya Alam Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan (BAKOSURTANAL), Kawasan karst dibentuk melalui pelarutan batuan batu gamping, yang memiliki ciri lahan misalnya bukit kecil, depresi tertutup, sungai bawah tanah, dan goa.”Kawasan karst yang memanjang dari Gunungkidul, wonogiri dan pacitan memiliki keunikan, karena terbentuknya dari dasar laut,” katanya sesaat akan memimpin ekspedisi Geografi, Yogyakarta, Senin 11/7/2011</p>
<p style="text-align: justify;">Keunikan karst jika di Indonesia, tidak dikelola dengan baik maka akan menyebabkan kawasan selatan pulau jawa ini banyak wisatawan dan masyarakat yang belum mengetahuinya. Fasilitas yang disediakan oleh pengelola. “wisata karst kurang begitu populer, karena belum ada yang memulai mengungkapnya, fasilitas yang disediakan juga sangat minim,” imbuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dia menjelaskan, jika kawasan karst dikelola dengan baik memiliki potensi besar sebagai obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari sejarah peradaban manusia dan goa-goa yang tersebar akan menarik jika dikelola dengan baik. “Lihatlah potensi wisata terumbu karang di Wakatobi, itu jika tidak dipromosikan siapa yang akan tahu,” ujarnya.Lebih lanjut ia menjelaskan, promosi kawasan karst bisa dilakukan dengan cara mengajak wisatawan untuk out bound, susur goa, dan pengenalan perbukitan karst.”Wisata karst sangat menarik jika dikelola secara benar,”katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Priyadi mengungkapkan melalui Ekspedisi Geografi Indonesia BAKOSURTANAL yang diselenggarakan tanggal 11-15 Juni 2011 fokus terhadap penggunungan Sewu Gunungkidul-Pacitan, berusaha mengungkap fenomena yang masih tersimpan didalam karst. ”Diharapkan melalui penelitian ini mampu mengungkap misteri yang belum pernah diketahui oleh masyarakat, dan nanti hasilnya akan menjadi salah satu media promosi wisata karst,” tuturnya</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara Bagus Yulianto, salah seorang peserta, mengungkapkan sedikitnya terdapat 604 goa yang terdapat di Gunungkidul, sebagian besar belum dikelola dengan baik, untuk pemanfaatan sumber daya alamnya maupun wisata.” Ada 10 persen yang baru terdeteksi memiliki sumber matra air,” terang pemerhati karst ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/07/12/wisata-karst-masih-kurang-peminat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rasakan Sensasi Rasa Sego Tiwul Goreng Telaga Ngebel</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/04/23/rasakan-sensasi-rasa-sego-tiwul-goreng-telaga-ngebel/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/04/23/rasakan-sensasi-rasa-sego-tiwul-goreng-telaga-ngebel/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Apr 2011 10:41:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Food Traveling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[Rasakan Sensasi Rasa Sego Tiwul Goreng Telaga Ngebel]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/Sego Tiwul Goreng/Sego-tiwul-goreng.jpg" rel="lightbox[273]"><img src="files/2010/Sego Tiwul Goreng/Sego-tiwul-goreng.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ponorogo, Madiunonline.com </strong>Tak banyak orang yang mau berinovasi untuk berbisnis kuliner tradisional. Orang hanya mengenal makanan tradisional yang ndeso dan apa adanya. Di tangan Kanon (54) makanan ndeso bisa menjadi sajian istimewa.</p>
<p style="text-align: justify;">Makan tiwul sepertinya identik dengan kemiskinan. Jika tidak mampu membeli beras, maka orang akan mencari penggantinya. Tiwul, yang rasanya hambar diubah Kanon menjadi sensasi rasa yang luar biasa.<span id="more-273"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Rasa tiwul kasar di lidah yang bisa dikatakan unik. Tiwul yang ditambah gula dan parutan kelapa yang dikenal orang kota. Dari hari ke hari sajian tiwul ya seperti itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun apa yang disajikan Kanon akan berbeda. Ingin mencicipi tiwul dengan rasa berbeda? Datang saja ke Telaga Ngebel di Ponorogo. Di kawasan wisata alam ini cobalah sesekali perut dikenalkan pada tiwul bukan sebagai jajanan, tetapi sebagai pengganti nasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Telaga Ngebel menu `Sega goreng tiwul&#8217;, cukup populer. Sebenarnya Kanon juga menyediakan menu seperti tempat makan yang lain yaitu nasi dan nila bakar atau nila goreng. Karena ingin berbeda, Kanon ngubek ide untuk menjadikan tiwul sebagai maskot.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut pemilik Rumah Makan Tlogo Asri itu, bumbu nasi tiwul goreng tidak berbeda dengan nasi biasa. Seporsi berisi lauk telur dadar, ditambah seekor nila bakar, dengan minuman yang bisa dipilih jus alpukat atau es jeruk. Harganya antara Rp 12.000-Rp 15.000. Kanon menambahkan dengan lalapan, urap-urap, dan sambal.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Untuk nila bakar porsinya sudah komplit dengan lalapan, sambal, urap-urap dan kremesan yang ditambahi tepung goreng semacam rempeyek yang ditaburkan di atas nila goreng atau nila bakar,&#8221; jelasnya. Semua ikan yang dimasak, diambil dari keramba Kanon yang ada di telaga.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena tiwul tidak segurih nasi saat dikunyah, maka bumbu yang digunakan agak medok. Tanpa kecap pun penampilannya sudah cokelat alami karena tiwulnya memang kecokelatan. Tiwul mudah didapat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/04/23/rasakan-sensasi-rasa-sego-tiwul-goreng-telaga-ngebel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sajian Berbumbu Kacang KHAS MADIUN</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/04/16/sajian-berbumbu-kacang-khas-madiun/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/04/16/sajian-berbumbu-kacang-khas-madiun/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Apr 2011 00:31:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Food Traveling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[Sajian Berbumbu Kacang KHAS MADIUN ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="200" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/bumbu_kacang/sambelpecel.png" rel="lightbox[269]"><img src="files/2010/bumbu_kacang/sambelpecel.png" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Madiun, Madiunonline.com </strong>Jika mampir ke Kota Madiun, jangan lupa untuk berwisata kuliner. Di sana Anda bakal menemukan banyak makanan serba-berbumbu kacang yang memiliki cita rasa beragam.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Madiun, kita kenal makanan khas berupa pecel. Namun, sebenarnya bukan hanya pecel madiun yang dimiliki salah satu kota di Jawa Timur itu. Kota tersebut juga mempunyai banyak hidangan khas lain dengan cita rasa yang melegenda. Mari kita bahas soal pecel madiun terlebih dulu. Saking populer makanan satu ini, Madiun sampai dijuluki kota pecel.<span id="more-269"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Nasi pecel khas Madiun dikenal bergizi dan baik untuk kesehatan. Pecel ini terdiri atas rebusan sayuran seperti bayam, taoge, kacang panjang,kemangi, daun turi, dan krai (sejenis mentimun).Sayuran tersebut lalu disiram dengan sambal pecel.Bisa dibilang,menu ini mirip salad, tetapi dengan penyajian dan dressing yang berbeda. Aneka sayuran, kecuali daun kemangi, dalam menu pecel madiun sebelumnya telah direbus terlebih dahulu.Khusus daun kemangi,fungsinya adalah untuk menambah kelezatan panganan yang kebanyakan dijual dengan harga yang murah ini. Executive Chef Hotel Ibis Mangga Dua Jakarta Raymond Susanto mengatakan, pecel madiun sangat mirip dengan gado-gado.</p>
<p style="text-align: justify;">Hanya,yang membedakan keduanya adalah campuran daun dan bunga turi dalam bahan pecel. Selain itu, pecel madiun lebih segar karena aroma daun jeruk dan kemanginya.“Yang khas dari Madiun adalah bunga dan daun turi. Kalau tidak ada, itu gado-gado namanya,” kata Raymond. Kekhasan lain pecel madiun adalah sambal yang disajikan di atas tumpukan sayuran. Bahan utama sambal pecel,yakni kacang tanah dan cabai rawit yang dicampur dengan bahan lain, seperti daun jeruk purut, bawang, asam jawa, merica, dan garam.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan, tidak sedikit sambal pecel yang dijual dalam bentuk jadi untuk menambah praktis penyajiannya. Jika ingin rasa yang lebih pedas, saat pengolahan dengan cara ditumbuk, cukup tambahkan beberapa buah cabai rawit atau cabai merah. “Sebenarnya tidak hanya untuk pecel, sambal pecel juga lezat disandingkan dengan hidangan lain semisal gorengan,”sebut Raymond. Di Madiun, pecel banyak dijual di pinggir jalan sebagai jajanan kaki lima dengan cara penyajian yang khas, yaitu dihidangkan dalam wadah pincuk alias daun pisang.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun,ada pula yang menggunakan kertas nasi sebagai alas.Selain itu,aneka sayuran tersebut biasanya juga dihidangkan dengan nasi panas atau lontong. Sebagai pelengkap, pecel sering pula dihidangkan bersama rempeyek kacang atau rempeyek udang. Bahkan, di beberapa tempat,ada yang menyajikan hidangan pelengkap pecel berupa daging ayam atau jeroan,juga tahu dan tempe bacem. Selain pecel,Madiun juga memiliki hidangan bernama tepo tahu.</p>
<p style="text-align: justify;">Nama menu ini mungkin asing di telinga jika Anda belum pernah datang ke Madiun.Itu sebabnya,jika mampir ke Madiun, Anda wajib mencicipi hidangan Nusantara yang satu ini. Tepo tahu memiliki arti yang sesuai dengan namanya. Tepo berarti lontong, dan tahu artinya tahu yang digoreng. Tepo terbuat dari beras, lalu dibungkus dengan daun pisang berbentuk limas atau piramida yang kemudian direbus berjam-jam hingga matang. Untuk penyajiannya, menu ini mencampurkan lontong dan tahu yang sudah digoreng sedikit kering serta dicampur dengan kuah unik.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengapa unik? Karena kuah untuk tepo tahu dibuat dari campuran kacang tanah goreng, cabai, bawang putih, dan garam yang digoreng bersama daun jeruk. Setelah digoreng, semua bumbu tersebut diulek serta diolah dengan air gula dan kecap manis. Rasanya sangat khas, perpaduan antara manis, asam, pedas, dan sedikit wangi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/04/16/sajian-berbumbu-kacang-khas-madiun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waduk Pondok</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/03/19/waduk-pondok/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/03/19/waduk-pondok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Mar 2011 00:24:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Traveling Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=264</guid>
		<description><![CDATA[Waduk Pondok berlokasi di Dero Kecamatan Bringin terletak kurang lebih 16 km sebelah timur Kota Ngawi.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/waduk_pondok/waduk_pondok1.JPG" rel="lightbox[264]"><img src="files/2010/waduk_pondok/waduk_pondok1.JPG" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ngawi, Madiunonline.com</strong> Wisata Bendungan Pondok sangat potensial  bila pengelola dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi, serius dan jeli  menggarapnya. Dengan hamparan air yang luas yang dikeliling pohon-pohon  yang rindang merupakan tempat rekreasi yang menarik. Tentunya pihak  terkait melakukan penghijauan di sepanjang lahan yang bisa ditanami  selain sebagai penguat tepian waduk, juga mampu menciptakan udara yang  sejuk dan teduh. <span id="more-264"></span>Setiap individu pohon akan memberikan kontribusi berupa  oksigen yang sangat penting bagi kehidupan. Hamparan rumput di lahan  datar di sisi kiri kanan yang dipenuhi pohon-pohon peneduh akan  mengundang setiap orang yang memandang. Disitu para pengunjung dapat  melakukan aktivitas rekreasi bersama keluarga.</p>
<table border="0" width="200" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/waduk_pondok/waduk_pondok2.JPG" rel="lightbox[264]"><img src="files/2010/waduk_pondok/waduk_pondok2.JPG" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Meskipun hanya duduk dan istirahat,  mereka sudah merasakan tenang dan rileks yang tidak ditemukan di obyek  lain. Usahakan menciptakan image yang khas, lain dari biasanya.  Betulbetul menghadirkan Hutan di tepian waduk sehingga mengundang  burung-burung datang.</p>
<p style="text-align: justify;">Sarana pendukung seperti kamar mandi dan  WC harus selalu bersih, Para pedagang ditata agar tertib tetapi tetap  menarik. Kebersihan dan Penghijauan adalah hal dasar yang harus diutamakan karena  ini termasuk dalam Wisata Alam.</p>
<p style="text-align: justify;">Waduk Pondok berlokasi di Dero Kecamatan Bringin terletak kurang  lebih 16 km sebelah timur Kota Ngawi. Waduk pondok sangat terkenal di  kalangan wisatawan local sekitar Ngawi.  Selain fungsinya sebagai sarana  irigasi, waduk Pondok juga menyediakan fasilitas wisata seperti  pemancingan, kapal motor, perkemahan, tempat bermain, dsb.</p>
<p style="text-align: justify;">Waduk Pondok bisa dijadikan alternative wisata  menghabiskan liburan karena tempatnya yang sejuk dan berpemandangan  indah dikelilingi hutan mahoni. Total luas Waduk Pondok mencapai 2596  hektar. Waduk Pondok menawarkan berjuta kegembiraan, kenyamanan yang  pasti akan memanjakan anda yang mengunjunginya</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="1" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td><strong>DATA lokasi pariwisata</strong>&nbsp;</p>
<p><strong> </strong><strong> </strong></td>
</tr>
<tr>
<td>
<table border="0" cellspacing="1" cellpadding="3" width="88%">
<tbody>
<tr bgcolor="#E6F0D4">
<td width="25%" bgcolor="#99cc66">
<div><strong>Nama Lokasi </strong></div>
</td>
<td width="1%" bgcolor="#E6F0D4"></td>
<td width="25%" bgcolor="#E6F0D4">Waduk Pondok</td>
<td rowspan="7" width="59%" bgcolor="#E6F0D4">Obyek wisata  yang menyuguhkan panorama indah. Waduk Pondok merupakan salah satu obyek  yang indah dan masih alami. Dengan luas sekitar 2596 Ha, mampu  menampung air sampai dengan 29.000.000 m3, membuat Waduk Pondok seperti  hamparan air yang menyerupai danau dengan latar belakang hutan daerah  perbukitan.  Selain sebagai tempat rekreasi keluarga, Waduk Pondok juga merupakan  surga bagi para pemancing. Disana banyak ditemukan berbagai jenis ikan  seperti Tombro, Tawes, Nila, Bnadeng, Patin, Udang dll.Sebuah  pemandangan yang menarik apabila malam menjelang di Waduk Pondok.  Disamping itu secara berkala diWaduk Pondok disenggarakan lomba mancing  yang banyak dinikmati oleh para pemancing. Yang lebih menarik dari obyek wisata ini adalah dilestarikannya sebuah  upacara adat yang oleh masyarakat disebut &#8220;Nyadran/Keduk Beji Waduk  Pondok&#8221; yang biasanya dilaksanakan setiap bulan Syuro. Waduk Pondok sendiri mempunyai suatu legenda, dimana nama Pondok bermula  dari banyaknya pondok &#8211; pondok yang dibangun oleh peziarah disekitar  sumber mata air untuk melakukan ngalap berkah atau tirakatan.</td>
</tr>
<tr bgcolor="#E6F0D4">
<td bgcolor="#99cc66">
<div><strong>Berdiri </strong></div>
</td>
<td bgcolor="#E6F0D4"></td>
<td bgcolor="#E6F0D4">
<div>01 Januari 2000</div>
</td>
</tr>
<tr bgcolor="#E6F0D4">
<td bgcolor="#99cc66">
<div><strong>Kecamatan</strong></div>
</td>
<td bgcolor="#E6F0D4"></td>
<td bgcolor="#E6F0D4">Bringin</td>
</tr>
<tr bgcolor="#E6F0D4">
<td bgcolor="#99cc66">
<div><strong>Desa</strong></div>
</td>
<td bgcolor="#E6F0D4"></td>
<td bgcolor="#E6F0D4">Gandong</td>
</tr>
<tr bgcolor="#E6F0D4">
<td bgcolor="#99cc66">
<div><strong>Pengelola</strong></div>
</td>
<td bgcolor="#E6F0D4"></td>
<td bgcolor="#E6F0D4">Dinas Pariwisata</td>
</tr>
<tr bgcolor="#E6F0D4">
<td bgcolor="#99cc66">
<div><strong>Jarak Tempuh </strong></div>
</td>
<td bgcolor="#E6F0D4"></td>
<td bgcolor="#E6F0D4">Km dari Ngawi Kota</td>
</tr>
<tr bgcolor="#E6F0D4">
<td bgcolor="#99cc66">
<div><strong>Tiket Masuk </strong></div>
</td>
<td bgcolor="#E6F0D4"></td>
<td bgcolor="#E6F0D4">1000</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
<tr>
<td><strong><br />
</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<table border="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/waduk_pondok/waduk_pondok3.JPG" rel="lightbox[264]"><img src="files/2010/waduk_pondok/waduk_pondok3.JPG" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/03/19/waduk-pondok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Air Terjun Kedung Malam</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/03/12/air-terjun-kedung-malam/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/03/12/air-terjun-kedung-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Mar 2011 00:56:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Traveling Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=261</guid>
		<description><![CDATA[Air Terjun Kedung Malam Lokasinya terletak di wilayah perkebunan kopi, Dusun Seweru, Desa Kare, Kec. Kare, Kab. Madiun, Jawa Timur.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="200" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/kedung_malam/kedung-malem.jpg" rel="lightbox[261]"><img src="files/2010/kedung_malam/kedung-malem.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Madiun, Madiunonline.com</strong> Selamat berakhir pekan. Setelah menelusuri kota yang terkenal dengan 1001 Goa, saatnya kembali menikmati kota tercinta Kota Gadis. Waktu bingung menentukan tempat mana lagi yang akan di kunjungi teringat waktu semasa SMA. Pernah diajak oleh seorang teman dekat berwisata di Air Terjun Kedung Malam. Pernahkah anda mendengar nama air terjun yang satu ini&#8230;? Jika belum saatnya berpetualang&#8230;<span id="more-261"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Air Terjun Seweru atau Serondo atau Kedung Malam, air terjun ini juga menyimpan banyak pesona nan eksotis. Lokasinya terletak di wilayah perkebunan kopi, Dusun Seweru, Desa Kare, Kec. Kare, Kab. Madiun, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 25 km dari pusat kota Madiun, berada di lereng Gunung Wilis dengan ketinggian 400 m diatas permukaan air laut.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk menuju lokasi ini kita perlu sedikit kerja keras. Kondisi jalanan di Desa Kare banyak yang belum beraspal dan penuh dengan tanjakan curam. Mobil pribadi ataupun angkutan umum lainnya jarang terlihat melintasi daerah ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Hanya sepeda atau sepeda motor yang bisa dengan leluasa melalui jalanan berbatu-batunya. Sepanjang perjalanan menuju air terjun, anda akan disuguhi panorama indah yang tak boleh dilewatkan dari pohon-pohonan hijau yang ada di kiri dan kanan jalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sesampainya di desa tempat air terjun berada, anda hanya perlu menitipkan kendaraan yang anda gunakan kepada penduduk setempat dan mulai berjalan kaki menuruni daerah perbukitan kuranglebih sejauh 1 km. Cukup menguras tenaga mengingat kondisi alam pegunungan yang naik turun.heheh&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Belum ada penarikan karcis masuk atau retribusi pembangunan di pintu masuk menuju jalan setapak ke air terjunnya. Jalan setapak dari pintu masuk atau tempat parkir kendaraan menuju ke air terjun agak rawan. Kondisinya sempit, agak licin, sedikit curam, dan banyak yang tidak berpengaman sehingga bersentuhan langsung dengan tebing perbukitan. Bagi para pecinta alam yang suka adventure, tempat ini merupakan ajang yang bagus untuk berlatih hiking dan penjelajahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah menuruni daerah perbukitan dengan jalan setapaknya yang hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki, ada sebuah sungai yang juga harus anda susuri. Air sungainya tidak terlalu dalam dan tidak keras arusnya. Namun, anda harus berhati-hati dengan banyaknya bebatuan yang terhampar disekeling sungai. Batu-batu besar dan kokoh diantara aliran sungai yang masih alami ini, akan membuat perjalanan anda bertambah  menantang, curam, dan   banyak yang tidak berpengaman sehingga bersentuhan langsung dengan   tebing perbukitan.</p>
<p style="text-align: justify;">Air Terjun ini terdapat dibalik sebuah tebing yang gagah dengan dua buah aliran air terjun yang letaknya saling berhadapan satu sama lain. Airnya sangat jernih dan juga dingin.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengingat lokasinya yang masih sulit dicapai dan keadaannya yang masih sangat perawan, kemungkinan besar belum ada angkutan umum (mobil) yang bisa melayani rute perjalanan sampai ke air terjun. Dari pusat kota Madiun, sebaiknya anda mengendarai sepeda motor, ambil jalan ke arah Dungus – Wungu – kemudian menuju Kare – Seweru.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan malu bertanya kepada masyarakat sekitar jika anda ragu-ragu atau kurang yakin dengan jalan yang sedang anda lewati karena tidak ada petunjuk arah yang cukup jelas disekitar jalan untuk memandu perjalanan anda sampai ke tujuan yang benar. Kalaupun ada, hanya satu dua petunjuk arah dan kurang jelas terbaca karena banyak yang tidak terawat baik. Penduduk di sepanjang perjalanan menuju Air Terjun ini cukup ramah dan sangat tahu jalan tercepat menuju ke air terjun.</p>
<p style="text-align: justify;">Gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman untuk kegiatan outbound. Saat melakukan perjalanan ke Air Terjun Slampir Madiun ini, saya hanya menggunakan sandal dan karenanya terpaksa harus menempuh perjalanan dengan bertelanjang kaki karena takut terpeleset ketika melewati jalan setapak yang sempit dan menyusuri sungai berbatu-batu yang cukup menguras tenaga, dan jangan lupa membawa perlengkapanpribadi sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat berwisata..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/03/12/air-terjun-kedung-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pantai Klayar Pacitan</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/03/05/pantai-klayar-pacitan/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/03/05/pantai-klayar-pacitan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Mar 2011 00:14:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Traveling Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=255</guid>
		<description><![CDATA[Pantai Klayar merupakan salah satu pantai yang terletak di kabupaten Pacitan (Jawa Timur), tepatnya di kecamatan Donorojo]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/pantai_klayar/pantai_klayar1.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="files/2010/pantai_klayar/pantai_klayar1.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pacitan, Madiunoline.com </strong>Masih berwisata pantai di Pacitan nih&#8230;hehehe&#8230;. Pesona yang satu ini tidak lah kalah dengan pesona pantai pacitan yang lainnya. Pernakah anda berkunjung ke Pantai yang satu ini..? JIka belum kemungkinan ini bisa menjadi referensi tempat wisata selanjutnya jika anda sedang berknjung ke kota Pacitan.<span id="more-255"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pantai Klayar merupakan salah satu pantai yang  terletak di kabupaten Pacitan (Jawa Timur), tepatnya di kecamatan  Donorojo. Pantai ini masih cukup asri karena belum terlalu banyak yang  berkunjung ke pantai ini. Pada musim lebaran kemarin (tahun 2010) pantai  ini sudah lebih ramai dari sebelumnya.  Di luar musim lebaran pantai ini masih relatif sepi.</p>
<p style="text-align: justify;">Di pantai dengan pasir putih ini Anda dapat menikmati pemandangan  yang cukup menarik. Di sisi barat, Anda dapat naik ke atas bukit untuk  melihat pemandangan ke arah laut lepas atau pemandangan di sekitar  pantai Klayar. Di sisi timur Anda dapat naik ke batu karang. Di tempat  ini terdapat semacam air mancur yang berasal dari lubang batu karang  yang terkena hempasan ombak pantai selatan. Cukup menarik perhatian juga&#8230;</p>
<table border="0" width="200" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/pantai_klayar/pantai_klayar2.jpg" rel="lightbox[255]"><img src="files/2010/pantai_klayar/pantai_klayar2.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Tipikal pantai Klayar adalah pantai yang dapat dinikmati dari sisi  pemandangan dan suasananya, bukan tipikal pantai yang cocok untuk  berenang. Kalau Anda senang dengan dunia fotografi, pantai ini cocok  untuk diabadikan dalam kamera. Karena lokasi dan pemandangannya yang sangat cocok sekali untuk photografer.</p>
<p style="text-align: justify;">Jarak pantai Klayar dari Yogyakarta kurang lebih sekitar 110 km,  dengan rute Jl. Wonosari – Pathuk – Wonosari – Pracimantoro – Giritontro  yang ditempuh dalam waktu sekitar tiga jam. Mengingat pantai Klayar ini  belum dilalui oleh angkutan umum, maka untuk menuju lokasi ini Anda  harus menggunakan kendaraan pribadi seperti motor atau mobil. Dari jalan  utama Pracimantoro – Pacitan, Anda bisa belok ke kanan (ada papan  petunjuk arahnya). Jarak dari situ ke pantai Klayar masih kurang lebih  20 km.  Beberapa bagian dari  jalan menuju pantai  Klayar banyak jalan  yang berlubang,  jadi Anda mesti berhati-hati.</p>
<p style="text-align: justify;">Diantara beberapa pantai lain di Pacitan, menurut saya pantai Klayar merupakan pantai yang paling menarik pemandangannya. Apalagi anda bekunjung di waktu musim panas tiba. Wah..benar-benar mantab abis&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat berwisata kembali</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/03/05/pantai-klayar-pacitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pantai Srau</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/02/26/pantai-srau/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/02/26/pantai-srau/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Feb 2011 00:08:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Travelling Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[Pantai Srau adalah salah satu dari obyek wisata Pantai yang ada di Pacitan yang berada di desa Candi, wilayah Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="200" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/pantai_srau/pantai_srau1.jpg" rel="lightbox[252]"><img src="files/2010/pantai_srau/pantai_srau1.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pacitan, Madiunonline.com</strong> Masih menikmati indahnya bumi Pacitan dengan pesonya yang sangat indah mempesona dan memanjakan diri kita untuk berlama-lama di kota tersebut. Berkunjung ke Pantai Srau untuk kali ini memang menyenangkan. Di sini anda dapat menikmati Pantai dengan Pasir Putihnya dan hiasan berupa kerang dan benda laut lainnya.<span id="more-252"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Pantai Srau adalah salah satu dari obyek wisata Pantai yang ada di Pacitan yang berada di desa Candi,  wilayah Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, dan bisa ditempuh  perjalanan dengan jarak kurang lebih sekitar 25 km ke arah barat kota Pacitan. Pantai Srau dapat dicapai dengan transportasi umum atau kendaraan pribadi.</p>
<table border="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/pantai_srau/pantai_srau2.jpg" rel="lightbox[252]"><img src="files/2010/pantai_srau/pantai_srau2.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan menuju obyek wisata agak sepi karena melewati hutan-hutan  dan semak belukar yang tinggi, selain itu semakin jarang rumah-rumah  penduduk. Biaya masuk ke pantai Srau cukup murah, cukup Rp 3.000,- per orang (2010).</p>
<p style="text-align: justify;">Pantai Srau ini merupakan pantai yang indah dan memiliki pesona pasir putih. Sepanjang pantai, terdapat berbagai batu warna-warni yang bersinar jika tersorot teriknya matahari. Pantai ini memiliki 3 lokasi pantai. Di bagian timur untuk melihat matahari terbit, di bagian barat untuk melihat matahari terbenam, dan yang bagian tengah memiliki  pemandangan luas ke laut lepas, ditambah batu – batuan besar yang  berdiri gagah di tengah laut. Tebing-tebing yang tinggi dan banyak  tanaman liar khas pantai yang masih terlihat lebat dan alami. Dan belum  tampak aktivitas pengrusakan oleh manusia. Selain itu, banyak sekali  pulau-pulau kecil yang tak berpenghuni yang setiap kali dihujam oleh  kerasnya ombak.</p>
<p style="text-align: justify;">Pantai Srau masih merupakan pantai yang masih sangat natural karena  jarang dikunjungi oleh para wisatawan Akses jalan yang sulit membuat  obyek wisata ini tidak dikenal oleh para wisatawan. Pemandangan pantai ini sangat indah, hamparan pasir putih yang memanjang keujung. Deburan ombak yang keras dan berirama khas pantai selatan yang menghadap samudera nan luas.</p>
<p style="text-align: justify;">Di Pantai Srau ini anda juga bisa memanfaatkan untuk menghabiskan  waktu dengan memancing, berjemur, berenang dan kegiatan wisata lain.  Wisatawan dapat melakukan kegiatan rekreasi dengan menikmati pemandangan  pantai. Selamat datang di Pantai Pasir putih Pacitan, Pantai Srau.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat Berwisata</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/02/26/pantai-srau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Goa Tabuhan</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/02/19/goa-tabuhan/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/02/19/goa-tabuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Feb 2011 00:50:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Traveling Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=246</guid>
		<description><![CDATA[Goa Tabuhan yang berjarak sekitar 25 kilometer dari arah barat kota Pacitan, tepatnya terletak di Desa Wareng, Kecamatan Punung.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/goatabuhan/goatabuhan1.jpg" rel="lightbox[246]"><img src="files/2010/goatabuhan/goatabuhan1.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pacitan, Madiunonline.com</strong> Welcome back di travelling bareng madiunonline. Setelah minggi lalu kita berkunjung ke Goa Gong, ternyata Pacitan masih memiliki banyak sekali keindahan keindahan alam yang patut kita kunjungi. Goa selanjutnya adalah Goa Tabuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejarah sedikit mengenai ditemukannya Goa Tabuhan ini menurut warga sekitar adalah sebagai berikut. <span id="more-246"></span>Gua Tabuhan telah ditemukan oleh Kyai Santiko yang kehilangan sapi, tapi Akhirnya lembu itu datang ke gua. sapi-Nya tidak ingin keluar dari gua, karena menyimpan air dari akar di atasnya banyak. Setelah belukar telah dibersihkan, gua diasuh oleh Raden Bagus Joko Lelono dan seorang putri Raden Ayu Mardilah.</p>
<p style="text-align: justify;">Goa Tabuhan yang berjarak sekitar 25 kilometer dari arah barat kota Pacitan, tepatnya terletak di Desa Wareng, Kecamatan Punung adalah interior emmense gua Tabuhan. Mengapa  Gua  ini disebut Tabuhan karena kedengarannya seperti musisi lokal memainkan  lagu dengan stalaktit lomesone mencolok yang bergema di pitch yang  sempurna untuk musik. Hampir sama dengan Goa Gong.</p>
<p style="text-align: justify;">Gua  itu sendiri sangat spektakuler, stalagmit varilored yang mencapai ke  atas setinggi 50 meter ke arah liontin stalagtites dibentuk oleh air  menetes dari atap.</p>
<table border="0" width="200" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/goatabuhan/goatabuhan2.jpg" rel="lightbox[246]"><img src="files/2010/goatabuhan/goatabuhan2.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Hal ini disebut sebagai gua Tabuhan karena jika tersusun akan menghasilkan suara seperti irama musik Jawa (gamelan). Gua Tabuhan adalah semula dikenal sebagai gua Tapan karena sejak depan diterapkan oleh Chevaliers untuk beberapa meditasi seperti: Sanggargenu, Bambang Trigo. Wareng desa diakui menyebabkan legenda Banteng Wareng yang keturunan Sultan Yogyakarta. Diceritakan  juga di tahun 1825 terjadi perang Diponegoro, Raden Banteng Wareng  menunjukkan jiwa patriotik nya menentang terjajah dengan Diponegoro.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika kita masuk kita cukup membayar tiket masuk seharga Rp. 4000/orang, Suasana di dalam goa relatif sejuk.  Pengunjung sangat disarankan untuk menyewa senter dari penjaga yang  dapat merangkap sebagai tour guide supaya bisa menjelajah goa lebih  dalam karena memang relatif agak gelap dan supaya tidak terbentur oleh  stalagmit dan stalagtit yang rendah. Tentu tidak mau dong, pulang dengan  kepala benjol? Biayanya pun cukup seikhlasnya saja.</p>
<table border="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/goatabuhan/goatabuhan3.jpg" rel="lightbox[246]"><img src="files/2010/goatabuhan/goatabuhan3.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Diyakini pada pada jaman dahulu goa ini  dipakai bersembunyi dan bertapa oleh Pangeran Diponegoro beserta  pengikutnya. Ini dapat dilihat dari adanya sebuah ruangan kecil yang di  ujung goa yang diyakini dipakai sebagai tempat bertapa. Keunikan goa ini  yakni disini pengunjung dapat menikmati penampilan para musisi menabuh  stalaktit dan stalagmit goa menjadi alunan musik khas Jawa. Sungguh unik  dan ajaib, dari sinilah asal nama Goa Tabuhan berasal. Namun itu tidak  gratis, pengunjung akan diminta membayar Rp. 70.000 apabila ingin  melihat para pemusik tersebut beraksi. Tapi demi melihat keunikan ini,  tentu harga tersebut tidak terlalu mahal kan? Hitung-hitung ikut  membantu perekonomian masyarakat sekitar. Jangan lewatkan pasar  oleh-oleh berupa batu akik di pelataran parkir. Bila pandai menawar Anda  bisa mendapat beberapa batu akik dengan harga yang sangat murah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/02/19/goa-tabuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Goa Gong Pacitan</title>
		<link>http://travel.madiunonline.com/2011/02/12/goa-gong-pacitan/</link>
		<comments>http://travel.madiunonline.com/2011/02/12/goa-gong-pacitan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Feb 2011 00:19:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Traveling Story]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://travel.madiunonline.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Berdasarkan penelusuran, situasi di dalam Gua Gong selalu gelap. Namun hal ini tak mampu menutup keindahan dinding gua.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" width="200" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/guagong/gua_gong1.jpg" rel="lightbox[242]"><img src="files/2010/guagong/gua_gong1.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pacitan, Madiunonline.com</strong> Masih di kota Pacitan, setelah kita berwisata ke Pantai menjelajah kembali menikmati indahnya alam di Pacitan yang sangat mempesona. Kali ini kita berkunjung ketempat wisata Gua di Pacitan yang terkenal dengan nama Gua Gong.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya sudah tidak asing lagi anda mendengar Gua Gong ini. Gambaran seseorang yang selalu digambarkan mengenai keindahan Gua tersebut membuat banyak masyarakat ingin mengunjungi wisata Gua yang satu ini.<span id="more-242"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Selain dikenal sebagai  penghasil batu akik yang bagus, Pacitan, Jawa Timur, juga dikenal dengan  objek wisata alamnya. Di antara objek wisata alam yang menjadi andalan  Pacitan adalah Gua Gong. Gua ini terletak sekitar 30 km barat Pacitan,Jawa Timur. Tepatnya di  Desa Bomo, Punting kabupaten dan mudah dicapai dengan semua  jenis  kendaraan baik kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua  dengan  memakan waktu sekitar 45 menit. Daerah ini juga tersedia beberapa  fasilitas, seperti toko suvenir, restoran, tempat parkir, Masjid, dll Wisata Indonesia Surga Dunia</p>
<table border="0" width="200" align="left">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/guagong/gua_gong2.jpg" rel="lightbox[242]"><img src="files/2010/guagong/gua_gong2.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan penelusuran<em>,</em> situasi di dalam Gua Gong selalu  gelap. Namun hal ini tak mampu menutup keindahan dinding gua. Di cahaya  temaram, dinding gua juga stalaktit dan stalakmitnya tetap tampak  menawan.</p>
<p>Gua Gong ditemukan Mbah Noyo  Semito dan Mbah Joyo. Ketika kemarau panjang, mereka mencari air di  dalam gua. Mereka menelusuri lorong-lorong gua hingga menemukan beberapa  <em>sendang</em> (kolam).</p>
<table border="0" width="200" align="right">
<tbody>
<tr>
<td><a href="http://travel.madiunonline.com/wp-admin/files/2010/guagong/gua_gong3.jpg" rel="lightbox[242]"><img src="files/2010/guagong/gua_gong3.jpg" alt="" width="218" height="158" /></a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align: justify;">Penemuan itu terjadi 70 tahun silam. Para pengunjung rata-rata ingin menikmati keindahan  ribuan stalaktit dan stalakmitnya yang satu di antaranya bisa dibunyikan  seperti gong. Untuk masuk ke Gua Gong, tak perlu merogoh kantong dalam-dalam. Hanya Rp  4.000 untuk anak-anak dan Rp 7.500 untuk dewasa. Biaya yang tak terlalu  mahal menikmati keindahan gua sepuasnya dan mengagumi kebesaran  penciptaNYA.</p>
<p style="text-align: justify;">Sangat menyenangkan dapat menikmati kindahan Gua Gong ini. Jika anda belum pernah mengunjunginya, alternatif tempat wisata untuk mengisi waktu liburan anda bersama keluarga atau teman-teman anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat Berwisata.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://travel.madiunonline.com/2011/02/12/goa-gong-pacitan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

